PesonaRamadan2018 kota Palembang: Lorong basah
| lorong basah. sumber: pribadi |
Bingung saat sahur mau makan apa? Ke lorong basah saja!. Lorong basah yang pada hari biasa buka pada pukul 18.00 s.d. 20.00 WIB, selama ramadhan buka pada pukul 20.00 s.d. 03.00 WIB, tersedia berbagai jenis makanan dan minuman untuk Anda santap sahur. Bagi Anda yang baru pertama kali ke palembang, tidak sulit menemui keberadaan lorong basah. Lorong basah terletak di wilayah Pasar 16 Ilir Palembang, tepatnya tidak jauh dari bundaran air mancur Masjid Agung Palembang. Pintu masuk lorong basah bisa diakses dari arah sebelah air mancur Masjid Agung Palembang (Anda bisa melalui jalan dempo menuju pasar ikan hias 16 ilir lalu belok kanan jika Anda menggunakan kendaraan), atau jika Anda menggunakan kendaraan umum, Anda bisa berhenti disamping air mancur depan masjid agung Palembang, kemudian berjalan kaki menuju lorong basah.
Pintu masuk lorong basah ini dihiasi ukiran khas Kota Palembang dengan lampu warna warni menghiasi langit-langit sepanjang lorong basah. Posisi penjual makanan dan minuman disebelah kiri dan kanan disepanjang lorong basah serta terdapat meja makan di bagian tengah sepanjang lorong basah. Makanan dan minuman yang dijual di lorong basah ada berbagai macam, mulai dari yang tradisional, internasional hingga berbagai kuliner hits Kids Jaman Now yang tentunya harganya terjangkau untuk kantong anak sekolahan.
Wisata kuliner lorong basah yang memiliki panjang 180 meter ini diresmikan pada tanggal 10 februari 2018 oleh Walikota Palembang Harnojoyo. Pada awalnya lorong basah ini adalah tempat berjualan pedagang di pasar 16 ilir Palembang, suasana becek, kotor dan bau akrab melekat pada lorong basah, namun setelah Dinas Pariwisata Palembang turun tangan untuk merubah stigma negatif pada lorong basah ini, sekarang lorong basah menjelma menjadi tempat wisata kuliner di Kota Palembang.
Perlu Anda ketahui, wisata sahur ini baru satu-satunya di Indonesia, sebelum bulan ramadhan lorong basah ini digunakan sebagai tempat wisata kuliner malam yang ramai didatangi pengunjung saat malam minggu. Hingga Mei 2018, menurut data dari Dinas Pariwisata Kota Palembang ada sekitar 170 tenant bergabung di dalamnya.
Selain berwisata kuliner, biasanya Kids Jaman Now banyak yang berswafoto di lorong basah untuk dimasukkan ke media sosial. Berdasarkan pencarian yang saya lakukan di media sosial instagram pada tanggal 31 Mei 2018 menggunakan #lorongbasahpalembang, terdapat 743 kiriman publik, hal ini membuktikan ketertarikan anak muda yang sebagian besar menjadi pengguna instagram cukup besar terhadap lorong basah.
Sebenarnya ada banyak tempat wisata baru di Kota Palembang yang akan menjadi tuan rumah Asian Games pada bulan Agustus nanti, diantaranya:
1. Pasar Baba Boentjit (merupakan rumah tua peninggalan saudagar cina yang biasanya terdapat pasar yang juga menjual makanan dan pernak pernik, terletak di wilayah 3-4 Ulu Palembang)
2. Kampung Mural (sesuai namanya, terdapat banyak mural yang cocok digunakan untuk tempat berswafoto. Dahulu lokasi ini merupakan gudang peninggalan Baba Boentjit yang terletak di wilayah tangga buntung)
3. De Mato (merupakan tempat makan yang didalamnya ada banyak tempat berfoto 3D, terletak di Jalan Soekarno Hatta)
4. Kampung Ikan Hias (merupakan perkampungan di wilayah Kecamatan Ilir Timur II yang sebagian besar warganya beternak ikan hias)
5. Sekanak (merupakan nama salah satu daerah di Kota Palembang yang di wilayah tersebut ada aliran sungai kecil yang langsung menuju sungai musi. Sepanjang aliran sungai ini dibersihkan dan dilakukan pengecatan warna warni oleh pemerintah kota sehingga terlihat menarik)
Silahkan datang ke Kota Palembang! Kota yang satu-satunya memiliki transportasi LRT (Light Rail Transit) di Indonesia dan jangan lupa mampir ke lorong basah selama ramadhan ini, karena hingga saat ini, hanya lorong basah lah satu-satunya di Indonesia yang menjadi wisata kuliner sahur.

0 komentar